Doa Setelah Sholat Tahajud yang Diajarkan Nabi Muhammad, Bahasa Arab, Latin, dan Artinya

Nabi Muhammad mengajarkan doa setelah sholat tahajud. Ayocirebon.com akan paparkan doa setelah sholat sunnah tersebut baik bahasa Arab, latin, dan artinya. Mengutip dari Bincang Syariah, sholat tahajud adalah sholat sunnah yang paling utama, sebab waktu pelaksanaannya adalah waktu biasanya orang-orang tertidur lelap, yaitu di sepertiga malam. Bahkan, pensyariatannya ibadah sunnah ini disebutkan langsung di dalam Alquran. Selain itu, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh al-imam al-Hakim, disebutkan bahwa kemuliaan orang beriman di antara ukurannya adalah bangunnya di waktu malam.

Rasulullah SAW. bersabda عن سهل بن سعد رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال : أتاني جبريل فقال: يا محمد ! عش ما شئت فإنك ميت وأحبب من شئت فإنك مفارقه واعمل ما شئت فإنك مجزي به واعلم أن شرف المؤمن قيامه بالليل وعزه استغناؤه عن الناس 

Dari Sahl bin Sa’ad radhiyallahu ‘anhu: bahwasanya Rasulullah Saw. bersabda: “suatu ketika malaikat Jibril mendatangiku. Ia berkata: ‘hai Muhammad! hiduplah sesukamu karena sesungguhnya (nanti juga) kamu (akan) mati. Cintailah yang kamu mau karena sesungguhnya (nanti) kamu (akan) berpisah (dengan yang kamu cintai). Dan, bekerjalah sesukamu karena sesungguhnya Allah yang langsung membalasnya. Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan orang beriman itu (dilihat) dari bangun malamnya. Dan martabat orang beriman itu (diukur) dari tidak tergantungnya ia kepada orang-orang.

Allah menjanjikan pahala yang besar bagi hambanya yang mendirikan sholat tahajud. Bagi seseorang yang melaksanakan sholat tahajud hendaknya berdoa dengan doa yang diajarkan oleh Baginda Rasulullah.

Doa setelah sholat tahajud yang diajarkan Nabi Muhammad seperti diriwayatkan oleh al-Imam al-Bukhari, Muslim, Abu Dawud dan At-Tirmdzi,

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ أَوْ لَا إِلَهَ غَيْرُكَ وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ 

Allahumma lakal hamdu anta qayyimus samawaati wal ardhi wa man fiihinn(a), wa lakal hamdu laka mulkus samawaati wal ardhi wa man fiihinn(a), wa lakal hamdu anta nuurus samawaati wal ardhi wa man fiihinn(a), wa lakal hamdu anta malikus samawaati wal ardh(i), wa lakal hamdu antal haqq(u), wa wa’dukal haqq(u), wa liqaa-ukal haqq(u), wal jannatu haqq(un), wan naaru haqq(un), wan nabiyyuuna haqq(un), wa Muhammadun shallallahu ‘alaihi wa sallama haqq(un), was saa’atu haqq(un), allahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa ‘alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfir lii maa qaddamtu, wa maa akhkhartu wa maa asrartu wa maa a’lantu, antal muqaddimu, wa antal muakhkhiru, laa ilaaha illa ant(a) aw laa ilaaha ghairuka wa laa haula wa laa quwwata illa billah(i)

Artinya Ya Allah, milikmu lah segala puji, Engkaulah penegak langit dan bumi serta apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, milik-Mu lah kerajaan langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah cahaya langit dan bumi dan apa-apa yang ada di dalamnya, milik-Mu lah segala puji, Engkaulah penguasa langit dan bumi , milik-Mu lah segala puji, Engkaulah yang benar dan janjimu adalah benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataanmu benar, surga-Mu itu benar ada, neraka itu benar ada, para nabi itu benar, Nabi Muhammad Saw itu benar, dan kiamat itu benar ada. Ya Allah hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal, hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dengan-mu lah aku menghadapi musuh, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Maka ampunilah aku atas segala dosa yang telah aku lakukan dan yang mungkin akan aku lakukan, dosa yang aku lakukan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Engkaulah yang Maha terdahulu dan Engkaulah yang Maha terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau dan tiada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah.